Pages

Ads 468x60px

About Me

Tri Anisca Dillyana
Just an ordinary girl and love cake!
Lihat profil lengkapku

About Me

Just an ordinary girl and love cake!

Featured Posts

Rabu, 23 Januari 2013

NHPEDC, Bengkulu

Well, I'm sure that all of Indonesian had known about Bengkulu. Luckily, last September 2012, me and my friends as representative of Poltekkeas Malang had a chance to go to that city to follow National Health Politecnic English Debate Competition (NHPEDC). Before it, we follow the selection from all major of Poltekkes Malang and finally choosen 4 students such as me Tri anisca Dillyana (Midwifery), Muhammad Zen Arifin (Nursery), Firda (Nursery) and Muhammad Afandy (Nursery). As preparation, everyday we always training with our lecturer. And finally, that day is come! Bengkulu... We're coming! :D
Finally, we're arrived in Bengkulu Airport and we met with another participants from another cities.
The first day in Bengkulu, we had study tour time with all of participants such as from Jakarta, Semarang, Bali, Pontianak, and etc that I can't mention one by one. The first place we're visited is Pantai panjang, woow what a beautiful beach.. It still clean and had white sand. It called Pantai panjang because the length is along the way and never end..
Because the time is so limited, so we had to continue to another place and just able to enjoy the beach for a moment. The next place is Fort Malborough, and exactly it is as beautiful as Panjang Beach. As I know, Fort Malborough was a bunker for England Colonialist. The building construction is so pure of England architectur.

And finally, the time of study tour is over and we're ready to fight in competition for tomorrow.
The first day of competition we're match with Poltekkes Jakarta with me as the 1st speaker, Firda as the 2nd speaker and Muhammad Zen Arifin as the 3rd speaker, and we won this match and until the second day we still stand on. Till finally the day of semifinal is come, the competitior that still stand on is Poltekkes Malang, Poltekkes Pontianak, Poltekkes Bengkulu and Poltekkes Semarang. The competition match is Malang vs bengkulu, Semarang vs Pontianak. But, we lost after facing Bengkulu, and the final is Bengkulu vs Semarang. The final result, Bengkulu as the winner, Semarang as runner up, Malang and Pontianak as second runner up.
Here we are... :)

And never stop to say Alhamdulilah, from the ten best speakers, I was choosen as the 3rd best speaker and Firda as the 7th best speaker. So finally, we come back to Malang with bringing the precious lesson.
That's all guyz, the lesson that we can took is "What ever about the result, the precious experience is the most important."


Rabu, 30 November 2011

Persalinan


Persalinan ialah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan, disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu. Macam-macam persalinan:
a.       Persalinan spontan
Persalinan ini berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri dan melalui jalan lahir.
b.      Persalinan buatan
Persalina dibantu dengan tenaga dari luar misalnya ekstraksi dengan Forceps, atau dilakukan operasi Sectio Caesarea.
c.       Persalinan Anjuran
Pada umumnya persalina ini terjadi bila bayi sudah cukup besar untuk hidup di luar, tetapi tidak sedemikian besarnya sehingga menimbulkan kesulitan dalam persalinan.
Kadang-kadang persalinan tidak mulai dengan sendirinya tetapi berlangsung setelah pemecahan ketuban, pemberian pitocin atau prostaglandin.
Persalinan ialah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan, disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu. Macam-macam persalinan:
a.       Persalinan spontan
Persalinan ini berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri dan melalui jalan lahir.
b.      Persalinan buatan
Persalina dibantu dengan tenaga dari luar misalnya ekstraksi dengan Forceps, atau dilakukan operasi Sectio Caesarea.
c.       Persalinan Anjuran
Pada umumnya persalina ini terjadi bila bayi sudah cukup besar untuk hidup di luar, tetapi tidak sedemikian besarnya sehingga menimbulkan kesulitan dalam persalinan.
Kadang-kadang persalinan tidak mulai dengan sendirinya tetapi berlangsung setelah pemecahan ketuban, pemberian pitocin atau prostaglandin.

Kala II (Pengeluaran Janin) : 
- His terkordinir, kuat, cepat dan lebih lama
- Ada rasa mengedan seperti BAB
- Pada primi : 1 ½ – 2 jam , Multi : ½ – 1 jam
Saat ini, his sudah terasa sangat kuat, lebih sering, dan lebih lama ketimbang sebelumnya. Ibu akan merasakan keinginan mengejan yang sangat kuat dan tidak lagi bisa ditahan. Dokter atau bidan akan mulai memimpin ibu meneran. Caranya, ibu dalam posisi berbaraing terlentang atau miring ke samping, kedua lengan merangkul kedua lipat lutut, kepala dan mata melihat ke arah perut. Seiring munculnya his, ibu meneran/mengedan sekuat-kuatnya, dan dihentikan/istirahat saat his berhenti. Dengan tenaga mengejan ini, janin perlahan-lahan didorong keluar dari rahim hingga kepalanya mulai tampak di mulut jalan lahir. Kadang-kadang, agar persalinan lebih lancar, dokter perlu melakukan episiotomi (memperlebar jalan lahir dengan cara digunting). Perlahan seiring tenaga mengejan ibu, kepala janin akan dilahirkan, yang segera disusul badan dan anggota badan. Setelah lahir seluruhnya, tali pusat akan dipotong. Setelah itu, bayi segera dikeringkan dan dihangatkan, serta diperiksa (pernafasan, warna kulit, detak jantung, tangisan dan gerakannya) untuk memastikan bayi dalam keadaan sehat. 
Kala III(Pengeluaran Plasenta) : 
- Uterus teraba keras , TFU setinggi pusat
- Proses 5 – 30 menit5-30 menit setelah bayi lahir, rahim akan berkontraksi (terasa sakit). Rasa sakit ini biasanya menandakan lepasnya plasenta dari perlekatannya di rahim. Pelepasan ini biasanya disertai perdarahan baru. Setelah itu, plasenta akan keluar (dilahirkan) lewat jalan lahir, baik secara otomatis maupun dengna bantuan dokter/bidan. Setelah itu plasenta akan diperiksa guna memastikan sudah lahir lengkap (jika masih ada jaringan plasenta yang tertinggal dalam rahim, bisa terjadi perdarahan).

Kala IV(1-2 jam setelah pengeluaran uri) : 
- Pengawasan 1 – 2 jam
- Awas perdarahan post partum
- Darah < 500 cc , jika > 500 cc disebut PPH ( Post Partum Haemorrhagic )
Setelah persalinan selesai dan plasenta sudah dilahirkan, ibu biasanya masih beristirahat di ruang persalinan hingga 1-2 jam setelah melahirkan. Gunanya agar dokter/bidan bisa mengawasi kondisi ibu agar tidak timbul komplikasi seperti perdarahan pasca persalinan.